Pentingnya Menguasai Ilmu Coaching Demi Memajukan Karyawan

TANTANGAN PIMPINAN PERUSAHAAN: MEMILIKI SDM POTENSIAL, NAMUN SULIT UNTUK BERKEMBANG. APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Tahukah Anda bahwa 98 % dari usaha untuk membangun kompetensi terjadi melalui pekerjaan yang dilakukan? Jadi dalam literatur kompetensi ada istilah threshold and differentiating competencies (TC & DC). Singkatnya begini, Anda mempunyai seorang sales baru yang mampu mengetahui produk, melakukan kunjungan ke beberapa klien, atau menelepon orang-orang untuk melakukan penjualan. Pertanyannya, unggulkah sales tersebut?

Belum tentu. Karena dirinya baru sebatas melaksanakan pekerjaan dasar dan tidak memiliki kompetensi tinggi. Inilah yang dimaksud dengan Threshold competencies (TC). Memang itu tugas dasarnya.

Berbeda dengan seorang sales yang sudah mampu menguasai keahlian-keahlian lain, seperti mampu memelihara pelanggan dan kemudian menghasilkan hubungan kausalitas terhadap penjualan.

Jika demikian maka sales tersebut masuk ke differentiating competencies (DC), yaitu karakter yang dimiliki seseorang yang memiliki kinerja tinggi, dan yang tidak dikuasai oleh orang yang berkinerja rendah.

Lalu Apa Fungsi Coaching?

Disinilah fungsi coaching meningkatkan atau mengubah seseorang dari TC menjadi DC. Bagaimana caranya? Tentunya dengan memberikan arahan yang sesuai dengan capabilities & capacities individu tersebut.

Karena banyak dari mereka yang sebenarnya sangat potensial dan memiliki competencies yang tinggi, namun mereka tidak sadar, tidak paham, dan bingung untuk menempuh cara efektif dan efisien dalam meningkatkan keahliannya dari TC ke DC.

Untuk itulah ESQ Coaching Academy hadir untuk memfasilitasi Anda menjadi coach yang terampil dalam membangun komunikasi dan meningkatkan kinerja SDM

Info ESQ Coaching Academy:

0857-7854-5418